Investasi emas sudah sejak lama menjadi pilihan favorit untuk berbagai kalangan sebagai salah satu alat finansial yang cukup terjamin keamanannya.
Tetapi, pertanyaan yang kerap timbul ialah, "Apakah berinvestasi dalam emas tetap memberikan untung sekarang?" Agar dapat merespons dengan tepat, kita harus meninjau beberapa elemen krusial yang mempengaruhi nilai emas serta peluang laba dari investasi tersebut.
1. Pergerakan Harga Emas
Salah satu elemen penting yang menentukan laba dari berinvestasi dalam emas adalah fluktuasi harganya di pangsa pasaran internasional. Di sejumlah tahun belakangan ini, nilai jual emas umumnya naik, khususnya pada periode adanya ketidaktetapan finansial dunia.
Sebagai contoh, pada masa pandemic COVID-19, berbagai investor memilih untuk menginvestasikan uang mereka dalam bentuk emas sebagai jenis aset yang aman atau 'safe haven'. Ini bertujuan agar nilai dari investasi tersebut tetap terlindungi. Kondisi itu menyebabkan harga emas naik dengan signifikan.
Meski demikian, harga emas dapat bergejolak sesuai dengan kondisi ekonomi dan politik global. Saat perekonomian dunia memulai pemulihan, ketertarikan pada instrumen investasi yang memiliki risiko lebih tinggi, seperti saham, akan naik, sehingga nilai emas mungkin merosot.
Maka dari itu, cukup vital bagi para pemodal untuk secara konsisten mengamati pergerakan harga emas sebelum menjalankan transaksi beli maupun jual.
2. Inflasi serta Kemampuan Membeli
Emas dikenal sebagai instrumen yang bisa menjaga nilai kekayaan Anda terhadap serangan inflasi. Saat tingkat inflasi meningkat, nilai mata uang akan merosot, tetapi emas umumnya berhasil menyimpan kemampuan pembelinya.
Ini adalah alasannya kenapa banyak individu lebih memilih emas sebagai opsi investasi jangka panjang demi melindungi hartanya.
Pada zaman ini, berbagai negara dihadapkan pada masalah inflasi yang signifikan. Biaya untuk produk dan layanan terus naik, serta kekuatan mata uang dapat menurun.
Pada situasi tersebut, emas masih merupakan pilihan penting untuk berbagai investor yang menginginkan perlindungan terhadap aset mereka akibat pengaruh inflasi.
3. Diversifikasi Portofolio
Emas tetap menjadi pilihan utama dalam strategi diversifikasi portofolio investasi. Pada saat pasar saham atau surat hutang berfluktuasi, biasanya logam mulia ini cenderung bertahan dengan kuat dan bisa meningkat nilainya.
Hal ini menjadikan emas sebagai alat perlindungan saat pasar yang lain sedang mengalami fluktuasi yang keras.
Walaupun emas tidak menawarkan pengembalian seperti halnya saham (deviden) ataupun obligasi (kupon), komoditas ini masih sangat berperan dalam mempertahankan keragaman serta mengurangi tingkat resiko di dalam portofolio investasi Anda.
4. Pasar yang Fluktuatif serta Ketenagakerjaan Global Yang Tidak Pasti
Dalam suasana ketidaktentuan dunia yang tetap mencolok, termasuk peperangan, perselisihan antar negara besar, fluktuasi kebijakan uang, serta perekonomian yang belum pulih sepenuhnya, berbagai pelaku pasar investasi masih melihat logam mulia ini sebagai tempat perlindungan yang handal.
Apabila Anda sedang mencari jenis investasi yang cenderung lebih stabil ketika pasar lain mengalami fluktuasi, emas bisa jadi pilihan yang tepat.
Meskipun demikian, mengingat bahwa harga emas dapat berosilasi antara kenaikan dan penurunan tergantung pada situasi pasar, sangatlah vital agar Anda tidak menjadikannya sebagai satu-satunya pilihan dalam portofolio investasi Anda.
Menjaga portofolio yang bervariasi masih menjadi taktik investasi terbaik dan paling rasional.
5. Manfaat serta Hambatan Berinvestasi Dalam Emas Pada Masa Kini
Keuntungan Investasi Emas:
- Proteksi dari inflasi: Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, emas bisa membela nilai pembelian Anda secara berkelanjutan.
- Aset yang aman selama periode tidak pasti: Emas biasanya tetap stabil atau bahkan meningkat saat nilai aset lain seperti saham atau real estat menurun.
- Diversifikasi: Logam mulia seperti emas bisa berperan dalam menyehatkan komposisi portofolio Anda.
Tantangan Investasi Emas:
- Tidak menghasilkan pendapatan pasif: Berbeda dengan saham maupun obligasi, emas tidak menyediakan pembagian laba ataupun bunganya. Profit baru diperoleh apabila harganya naik.
- Variabilitas harga: Walaupun emas umumnya dipandang sebagai investasi yang stabil, dalam periode waktu singkat, nilai emas dapat mengalami fluktuasi besar-besaran bergantung pada situasi pasar dunia.
- Likuiditas: Walaupun emas termasuk aset yang mudah dijual, ada biaya untuk menyimpannya (seperti dalam wujud fizikal) serta prosedur pembelian dan penjualan dapat menghabiskan waktu dan menambah beban biaya.
6. Jenis Investasi Emas
Agar bisa meraih manfaat dari berinvestasi dalam emas, terdapat beberapa jenis investasi yang perlu diperhatikan:
- Emas Batangan ataupun Koin: Jenis investasi emas fisik ini sesuai untuk orang-orang yang menginginkan kepemilikan atas barang riil. Akan tetapi, harus memperhitungkan beban biaya simpanan serta masalah keamanannya.
- Reksa Dana ataupun ETF Emas: Untuk orang yang enggan menimbun emas secara langsung, opsi investasi semacam reksa dana dan Exchange Traded Fund (ETF) emas dapat jadi pilihan tepat. Jenis instrumen keuangan tersebut membolehkanmu menggelontorkan uang pada sektor emas tanpa harus memiliki batangan emasnya sendiri.
- Saham Perusahaan Pertambangan Emas: Bila Anda mencari variasi portofolio investasi secara lebih luas, membeli saham dari perusahaan pertambangan emas dapat menghasilkan laba yang signifikan, walaupun disertai dengan tingkat resiko yang lebih tinggi pula.
7. Apakah Sekarang Masih Menjanjikan untuk Berinvestasi dalam Emas?
Hasilnya bergantung pada sasarandan cara kerja investasi Anda. Apabila Anda mengincar invetasi dalam waktu lama serta berharap untuk menjaga aset dari pengaruh inflasi dan fluktuasi ekonomi, logam mulia seperti emas tetap merupakan opsi yang tepat. Selain itu, memiliki sebagian dana di emas bisa mendiversifikasi portfolio investasi Anda.
Tetapi, untuk Anda yang menginginkan untung cepat, mungkin emas tidak menjadi pilihan ideal sebab pergerakan harganya lebih pelan dibandingkan dengan instrumen lain seperti saham ataupun cryptocurrency.
Apabila Anda membeli emas, sangatlah vital untuk mengetahui tujuan investasi Anda serta sabar menghadapi fluktuasi harganya yang mungkin tak secepat yang diharapkan.
Berinvestasi dalam emas tetap menjadi pilihan yang menjanjikan, khususnya untuk orang-orang yang berkeinginan menjaga aset mereka dari dampak inflasi serta situasi ekonomi yang tidak stabil.
Sebagai elemen dalam portofolio yang beragam, emas masih merupakan pilihan yang kuat. Akan tetapi, variasi harga emas, ketidaktentuan di pasar, serta kurangnya penghasilan pasif menjadikannya lebih sesuai bagi investor dengan horison waktu lama yang mengutamakan keamanan dan perlindungan nilai aset.