Ancaman bagi Marc Marquez dan kawan-kawannya datang dari Fabio Quartararo yang menyatakan telah mengetahui bagaimana caranya agar bisa tampil kuat di MotoGP Amerika tahun 2025.
Pembalap dari tim Monster Energy Yamaha tersebut tidak memberikan penjelasan yang jernih mengenai tugas tambahan atau "PR"-nya.
Tetapi pastinya, dia dan tim akan menyempurnakan detail itu untuk seri berikutnya.
Komentar tersebut tentunya merupakan peringatan bagi rival-rivalnya termasuk Marc Marquez.
El Diablo adalah seorang pembalap dengan bakat luar biasa, terlebih lagi ia telah meraih gelar juara pada tahun 2021.
Keikhlasan Quartararo tidak hanya tercermin dalam aspek teknikal tetapi juga kesehatannya.
Untuk mencapai kesuksessan dalam perlombaan esok hari, ia bahkan hingga mengamati detail-detail kecil seperti dampak jet lag.
Bedanya dengan perlombaan di Argentina, Quartararo memiliki periode adaptasi yang lebih lama dalam rangkaian balap di Amerika.
"Kurang beruntung di balapan seri Argentina, semuanya tak berjalan sebagaimana yang kami harapkan," katanya, seperti dikutip dari Paddock-GP.com.
Maka, dapat kembali berlomba dengan kecepatan tinggi merupakan suatu kabar baik.
Sudah tahu apa yang perlu diselesaikan.
Maka, fokus minggu ini tertuju ke arah tersebut.
Mudah-mudahan, kita dapat maju ke depan. Untuk tidak merasakan efek derau perbedaan waktu, saya tinggal di Amerika lebih lama dibandingkan ketika balapan di Argentina sebelumnya.
Quartararo menambahkan bahwa dia sangat menggemari COTA serta kota Austin secara keseluruhan, sehingga ia tidak bisa tunggu untuk segera ikut balapan.
Di sisi lain, Bos Yamaha, Massimo Meregalli menggarisbawahi kesiapan timnya yang sungguh-sungguh.
Sebaliknya, ia tetap menyadari potensi ancaman dari lawannya yang semakin maju.
"Acapaian ketika kita berhasil meraih poin di Argentina adalah sebuah hasil positif," jelasnya.
Saya mengerti bahwa kita perlu memperbaiki kinerja dalam hal lomba.
Sangat tidak sabar untuk segera tampil di Circuit of The Americas.
Saya yakin kita semua mengerti bahwa baik saya maupun tim MotoGP lainnya tetap akan berusaha dengan maksimal.
Kami bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan serial berikutnya ini.
Saya senantiasa merasakan kesenangan ketika balapan di Austin. Sirkuit COTA cukup rumit. Ini adalah sirkuit yang kencang, penuh tantangan dalam aspek teknikal, sangat melelahkan bagi tubuh, dan sedikit bergerigi.
"Walaupun demikian, pembalap kami sebelumnya telah meraih prestasi gemilang di tempat ini dan mereka sungguh menikmati lintasan tersebut," imbuh Meregalli.