– Sistem suspensi mobil sering diabaikan, meskipun berperan penting dalam memastikan kenyamanan serta keamanan selama perjalanan.
Terutama saat hendak melaksanakan perjalanan jarak jauh, performa suspensi yang baik amat penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan, kemampuan bermanuver dalam tikungan, serta daya tahan menghadapi getaran.
Jika sistem suspensi mengalami masalah, maka risikonya adalah peningkatan kecelakaan dan kerusakan pada mobil akan menjadi sangat tinggi.
Sayangnya, banyak pengemudi hanya sadar ada masalah dengan sistem suspensinya ketika mobil sudah mulai bergoyah, susah untuk dikontrol, atau bahkan muncul pola keausan ban yang tidak normal.
Sebetulnya, gejala-gejala awal keausan pada sistem suspensi dapat diketahui lebih cepat apabila kita mengenal metode untuk mendeteksinya. Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana dalam mengetahui adanya masalah dengan suspensi sebelum melakukan perjalanan jarak jauh:
- Periksa kondisi bagian bawah kendaraan.
Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk mengecek area di bawah kendaraan, khususnya di region roda. Perhatikan jika terdapat tanda-tanda kebocoran oli di dekat shock absorber atau strut.
Apabila terdapat rembesan fluida, hal ini dapat mengindikasikan jika shockbreaker telah bocor dan tidak lagi mampu menyerap getaran dengan efektif.
- Tekan bodi mobil
Coba lakukan uji coba mudah dengan cara tekan bagian depan dan belakang mobil, setelah itu dilepas. Mobil dalam kondisi baik biasanya akan segera kembali ke posisinya awal. Apabila mobil berayun lebih dari dua sampai tiga kali, bisa jadi sistem suspensinya telah aus atau melemah.
- Rasakan saat mengemudi
Saat mencoba membawa mobil untuk uji coba singkat, para pengendara akan menyadari bahwa kendaraan tersebut goyang cukup keras ketika melintasi jalanan berlobang.
Periksa jika ada bunyi keras atau bergemerincing ketika melewati lubang di jalan atau speed bump. Selanjutnya, perhatikan apakah kemudi terasa berat atau goyang saat melakukan manuver pembelokan. Bila demikian adanya, dapat dipastikan bahwa sistem suspensi layak untuk disalahkan atas masalah ini.
- Periksa ban
Amati keausan ban. Ban yang aus secara tidak merata, misalnya hanya bagian dalam atau luar saja, menunjukkan adanya masalah pada penyelarasan roda atau suspensi. Ini bisa memengaruhi traksi, terutama di jalanan licin.
- Dengarkan suara aneh
Ketika Anda mengemudi dengan kecepatan tinggi, perhatikan jika ada suara aneh yang timbul seperti bergemeletuk, berbunyi gesekan kasar, atau dentuman kuat dari sekitar roda atau bagian bawah kendaraan. Bunyibunyi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa bushing, joint, atau elemen-elemen pada sistem suspensi telah aus.
- Periksa ketinggian mobil
Bandingkan tinggi antara keempat sisi mobil. Jika salah satu sisi lebih rendah dari yang lain, mungkin ada pegas yang patah atau shock yang sudah mati. Ketidakseimbangan ini sangat berisiko untuk perjalanan jauh.
- Perhatikan saat mengerem
Jika saat pengereman, mobil terasa condong ke satu sisi atau terasa menggoyang, itu bisa menandakan suspensi tidak stabil. Kondisi ini sangat berbahaya di jalan tol atau saat hujan.
- Bawa ke bengkel untuk pemeriksaan profesional
Tindakan termasuk keamanannya adalah mengatur untuk memeriksa suspensi di bengkel yang dapat dipercaya sebelum melakukan perjalanan.
Teknisi akan mengecek keseluruhan sistem dengan cermat, meliputi shock absorber, strut, tie rod, bushing, serta penyetelan roda.