Yanna dan Harta Memilih Hemat Selama Tahun demi Mudik Lebaran Meski Butuh Dana Besar

tisubodas
By -
0

JAKARTA, - Yanna (29), seorang pemudik yang berencana pergi ke Cilacap, menyatakan bahwa menyiapkan uang adalah prioritas utamanya saat persiapan untuk mudik di Stasiun Pasar Senen.


"Di luar pakaian, obat-obatan, dan hadiah, kami menyiapkan dana yang paling prioritas," ungkap Yanna kepadaSplitOptions
صندキャンペakan pada Rabu (26/3/2025).

Yana menyebutkan bahwa dia sudah mulai menabung sejak tahun lalu guna merencanakan tabungan agar dapat pulang kampung.

"Sejak tahun lalu, dalam waktu satu bulan, saya dan suami menyisihkan dana antara sekitar Rp 500.000 hingga Rp 1 juta guna persiapan pulang kampung," terangnya.

Yanna menyebutkan bahwa walaupun kesulitan, dia masih mencoba untuk menabung dengan mengendalikan dirinya agar tidak melakukan pembelanjaan yang kurang perlu.

"Perlu bersabar dalam membeli barang-barang yang tidak terlalu penting, sehingga harus mengendalikan diri untuk menabung supaya dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orangtua," katanya.

Dia memesan tiket Kereta Api Serayu dengan harga Rp 73.000 untuk setiap orang.

Pada saat bersamaan, Muniroh (50), seorang pemudik yang akan kembali ke Tulungagung, mengatakan pula bahwa uang adalah elemen vital dalam mempersiapkan perjalanannya tersebut.

"Jika saya, tentunya tiap tahun selalu menyediakan anggaran khusus untuk pulang kampung," katanya.

Muniroh menegaskan bahwa dia secara konsisten menyetorkan 25 persen dari penghasilan suaminya untuk biaya pulang kampung.

Walaupun Muniroh serta keluarganya turut ambil bagian dalam program mudik gratis, dia tetap menyediakan uang untuk keperluan tambahan lainnya.

"Dana yang digunakan untuk pulang kampung ini sangat penting sebagai tabungan, hadiah bagi keluarga, serta kebutuhan tambahan saat berada di desa nantinya," jelasnya.

Lainnya dari para pemudik, yaitu Harta (40) yang berencana pulang kampung ke Solo, juga menganggap bahwa dana adalah aspek utama dalam mempersiapkan perjalanannya. Bahkan, ia telah menyisihkan uangnya selama setahun terakhir untuk ini.

"Saya menabung selama satu tahun demi mengumpulkan dana, jadi saya paksa diri untuk menyisihkan sebagian uang guna dapat pulang kampung," ungkapnya.

Harta, yang turut serta dalam program mudik gratis, menegaskan bahwa uang pribadi masih dibutuhkan saat berada di desanya.

"Walaupun pulang kampung tanpa biaya, kita tetap memiliki keperluan lain di sana," katanya.

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)