- KABUPATEN BEKASI – Penyumpulan dan penunjukan 9.051 Aparatur Sipil Negara berdasarkan Kontrak (PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIANKERJA) PPPK ) dalam cakupan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah diselenggarakan pada Rabu, 26 Maret 2025.
Para pejabat yang diangkat adalah mereka para pegawai harian lepas yang berhasil melewati proses penyeleksian. PPPK 2024 tahap 1 di Pemkab Bekasi.
Endin Samsudin, Kepala Biro Pegawai Negeri Sipil dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi, menyebut bahwa para pegawai P3K yang bakal disumpah dan bersumpah berasal dari kelompok keprofesian guru, petugas kesehatan, serta staf teknikal.
Penunjukan ini menjadikan Kabupaten Bekasi menjadi entitas pemerintahan pertama di Jawa Barat yang menggelar upacara pelantikan P3K secara bersama-sama dan mencapai angka signifikan. Hal tersebut juga memperoleh apresiasi dari Biro Kepegawaian Negara (BKN) karena berhasil mendorong perubahan birokrasi dengan cepat.Ribu-an Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 di Luncurkan Hari Ini, Alhamdulillah
Zudan Arif Fakhulloh selaku Kepala BKN menyampaikan apresiasinya atas tindakan yang cepat dan besar Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam penyelesaian proses seleksi sampai dengan pemberian keputusan untuk PPPK.
Di luar memiliki angka tertinggi di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menjadi wilayah pertama di Jawa Barat yang melakukan pengangkatan masal dalam skala besar sekaligus.
"Pengangkatan PPPK dengan skala tersebut adalah hal baru di tanah air. Pemkab Bekasi membuktikan kesungguhan mereka untuk mengoptimalkan kesejahteraan pegawai harian sambil memperkokoh bidang layanan masyarakat," ungkap Zudan di Cikarang, Rabu.
Kesuksesan Pemerintah Kabupaten Bekasi ini memperoleh penghargaan dari BKN RI.Anggaran Upah dan Tunjangan Prestasi Kerja untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Tenaga Pendukung Pemerintahan Kontrak (PPPK) Tahun 2024 Sudah Disiapkan, Dengar Pengumuman Resmi dari Pejabat Utama Badan Kepegawaian Negara
Sebagai tanda terima kasih, BKN menghargai secara istimewa Bupati Bekasi karena capaian tersebut.
Penganugerahan ini mencerminkan pengakuan terhadap kecepatan serta ketepatan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam melaksanakan tugas perubahan birokrasinya. Prestasi tersebut seharusnya menjadi teladan bagi wilayah-wilayah lain,” ungkap Prof Zudan, sapaannya yang akrab.
Zudan menegaskan bahwa posisi yang diemban oleh seluruh staf datang dengan sejumlah hak serta tanggung jawab berdasarkan kontrak kerja.Perintah Baru dari Kepala BKN Tentang Pencapaian NIP untuk CPNS dan PPPK Tahun 2024
Dengan durasi kontrak antara satu sampai lima tahun, seluruh pekerja akan diulas secara rutin guna menjamin performa terbaik pada layanan masyarakat.
"Kontrak pekerjaan ini bersifat jangka pendek; oleh karena itu, seluruh P3K perlu membuktikan performa terbaik serta ketertiban untuk memperbarui durasi kontrak mereka," ungkap Prof Zudan.
Dia pun menggarisbawahi kebutuhan meningkatkan keterampilan untuk PPPK sehingga mereka bisa menyediakan layanan optimal bagi publik.
"PPPK perlu terus memperbaiki kemampuan mereka supaya bisa menyelesaikan pekerjaan dengan optimal. Pemda lewat bagian kepegawaian bertanggung jawab untuk selalu mendorong peningkatan kapabilitas PPPK," jelasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya memelihara etika birokrasi saat melaksanakan kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
"PPPK merupakan sebagian dari Korps Pegawai Republik Indonesia yang wajib menghormati prinsip profesionalitas serta tata kelola birokrasi pada semua area layanan masyarakat," ujarnya.
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mengumumkan bahwa penunjukan ini adalah bagian dari strategi yang direncanakan untuk memastikan kelangsungan layanan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta urusan teknis.
"Komitmen ini mencerminkan upaya kita untuk meningkatkan kondisi kehidupan para pegawai honorer serta menjamin layanan publik yang lebih berkualitas di wilayah Kabupaten Bekasi," jelasnya.
Sebanyak 9.051 pegawai honorer dilantik sekaligus sebagai ASN-PPPK pada acara seremonial ini, yang berasal dari tiga bidang utama: pendidikan, kesehatan, dan teknikal. (KR-PRA/antara/jpnn)