Mengapa Harus Servis AC Mobil Setiap 20.000 Km?

tisubodas
By -
0

– Banyak pengguna mobil masih kurang paham tentang cara perawatan AC yang benar.

Saat mesin pendingin masih berfungsi dengan baik dan udaranya tetap segar, maka pemilik kendaraan tersebut akan mengabaikan perawatannya seperti yang semestinya.

Setelah mengalami tanda-tanda tidak normal atau sudah kurang sejuk lagi, barulah mereka membawa mobil ke bengkel khusus untuk perawatan AC.

Sebenarnya, AC pun memerlukan servis rutin mirip dengan perawatan mesin mobil.

Karena sejumlah bagian dari sistem AC berfungsi secara mekanis untuk mendinginkan interior mobil.

Di mana apabila komponen-komponen tersebut tidak dilakukan servis secara rutin, dapat mengakibatkan masalah di masa depan.

Satu di antaranya adalah pergantian minyak pada kompressor serta refrigeran atau freon.

Oli kompressor serta freon pada sistem pendingin AC kendaraan direkomendasikan untuk diganti paling tidak tiap 20.000 kilometer atau satu kali dalam setahun," terang Andrew, yang merupakan Teknisi Pendukung di PT Tektino Inovasi Indonesia; perusahaan ini bertindak sebagai distributur dari mesin peniup AC merek Tektino.

Andre mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk memastikan performa dan kebersihan dari saluran yang dilalui oleh campuran freon dan oli tetap terjaga.

"Oli kompressor memiliki umur simpan yang aktif sekitar 20.000 kilometer. Melebihi jarak tersebut, performa akan mulai berkurang, termasuk freon," katanya lebih lanjut.

Apabila kinerja pelumasan dari minyak kompressir mulai menurun, tentunya hal ini dapat menyebabkan kecepatan putar kompressor menjadi lebih berat.

Akibatnya, akselerasi kendaraan akan terasa lebih berat ketika AC digunakan, serta meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Apabila performa freon mulai menurun, tentu saja ini dapat menyebabkan pendinginan AC menjadi berkurang.

Untuk menunjukkan hal tersebut, Andrew mencoba melakukannya dengan mengeluarkan freon dan minyak kompresor AC pada mobil Suzuki Ertiga Dreza produksi tahun 2017.

Mobil milik awak Otomotifmnet.com Setelah melalui jarak sejauh 48 ribu kilometer, dan sejak pembelian awal tidak pernah servis untuk bagian AC-nya, kemudian diganti dengan freon dan minyak yang baru.

Proses flushing dilakukan dengan menggunakan mesin merk Tektino yang berbasis Android dan diproduksi di China.

Setelah menggantikan freon dan minyak pada kompresornya, membersihkan evaporator beserta grid AC dan pompa pendingin ganda, AC mobil Ertiga Dreza itu menjadi semakin dingin daripada sebelumnya.

Meski sudah berkabut dari dalam ke luar, kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya tanpa dilakukan pembersihan.

Bukan hanya itu saja, daya tarik mesin terasa ringan bahkan saat AC dihidupkan karena beban pada putaran mesin menjadi lebih rendah.

Untuk memperkuat bukti tentang hal ini, mohon dibantu untuk menonton video yang telah kami lampirkan dalam artikel ini. Semoga Anda enjoy!

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)