5 Masjid Paling Indah yang Memukau di Setiap Sudut Dunia

tisubodas
By -
0

Suatu lokasi peribadatan, apa pun agama itu, menampilkan estetika yang terintegrasi dengan sejarah dan dilengkapi oleh keelokan desainnya. Sama halnya dengan tempat-tempat ibadah di seluruh penjuru dunia, adanya sebuah mesjid bisa jadi simbol identitas budaya untuk kotanya atau negerinya masing-masing.

Kehadiran aneka kemegaran mosaik yang mempercantik atap-atap, ataupun corak bunga-bungaan yang melingkungi tiang-tiang tak sekadar menjadi simbol kenyamanan dalam ibadah, namun juga mencerminkan bakat luar biasa sang arsitektur masjid-masjid tersebut. Mari kita intip 5 tempat peribadatan Islam dengan pesona spektakuler dari seluruh pelosok dunia.

1. Masjid Wazir Khan berada di Pakistan

Iqbal Khatri

Bangunan yang terletak di tengah kota lama Lahore ini didirikan selama era pemerintahan Shah Jahan dan diketutupi oleh tembok. Masjid tersebut mencerminkan kemegahan gaya arsitektur Mughal melalui dekorasi fresco intrikatif serta keramik bervariasi warnanya yang memenuhi hampir semua permukaannya.

Keempat menara tinggi berdiri kokoh di area halaman, sedangkan gerbang menuju ruangan doa penuh dengan hiasan ornament yang mengagumkan. Di Pasar Penulis Tulisan Arab, kalimat-kalimat Islam ditulis secara artistik dengan dekorasi bunga-bungaan dan motif geometri, mencerminkan kreasi dari para ahli khattat ternama.

2. Masjid Hassan II, Maroko

moroccotravelplanner.com

Keberadaan hiasan batu yang rumit, mosaik berwarna-warna cerah, serta atap bertutup emas mencerminkan keterampilan unggul seniman Maroko saat merancang Masjid Hassan II di Casablanca, Maroko. Menghadap langsung ke Samudera Atlantik, struktur ini mengusung menara menjulang dengan tinggi 200 meter—menjadi yang tertinggi kedua di planet ini—sehingga membentuk titik masuk utama untuk jemaah dan tamu.

Bukan hanya sebagai tempat beribadah, area tersebut juga meliputi sebuah madrasa, hammam, museum, serta perpustakaan yang mengagumkan, sehingga menjadikannya salah satu ikon paling memukau di Maroko.

3. Masjid Nasir al-Mulk, Iran

mymodernmet.com

Berhenti sejenak di salah satu kota terlama di Iran, Masjid Nasir al-Mulk menyihati pandangan dan hati setiap wisatawan atau jemaah dengan coraknya yang cerah dan desain bangunan yang menarik. Karena memiliki nuansa spesial termasuk sentuhan pastel berwarna merah muda, tempat ibadah ini diberikan julukan "Masjid Merah Muda". Keanggunan struktur tersebut semakin ditonjolkan oleh hiasan ubin berwarna merah muda kompleks pada atap dan kurva-kurvanya dalam gaya arabesque.

Kecantikannya makin memukau saat fajar menyingsing, pancaran sinar mentari melalui jendela berwarna yang unik itu, menghasilkan kombinasi cahaya luar biasa diatas karpet Persia. Kesan magis ini menjadikan Masjid Nasir al-Mulk sebagai salah satu destinasi religius paling mempesona di planet bumi.

4. Sheik Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab

@scenset.luxury.travel

Keagungan kota Abu Dhabi makin mencolok dengan adanya monumen seni dan agama seperti Masjid Raja Sheikh Zayed. Menghadirkan kemewahan lewat 82 atap besar yang dibuat dari marmer putih, didukung oleh total 1.096 tiang luar dan 96 tiang dalam yang berasal dari batu mulia. Selain itu, ada pula tujuh lampu gantung buatan Swarovski bertabur emas 24 karat dan sebuah taplak lantai raksasa menyebar luas di area ibadah utamanya. Semua elemen tersebut berhasil menjadikan masjid ini sebagai ikon estetika dan kreasi arsitektur Islam kontemporer.

Salah satu elemen paling memesona ialah corak bunga terbuat dari mutiara kerang yang mendekorasi dinding serta lantai. Desain rumit tersebut diciptakan oleh seniman dan ilustrator kelahiran Inggris bernama Kevin Dean, memberikan nuansa artistik yang sangat menarik.

5. Masjid Lala Mustafa Pasha terletak di Siprus

cntraveler.com

Sebelum berfungsi sebagai masjid, struktur ini dulunya adalah Katedral Latin Santo Nikolas. Masjid Lala Mustafa Pasha merupakan salah satu contoh yang sangat menonjol tentang arsitektur Franca di wilayah Timur Tengah. Kemegahan gedung tersebut diyakini telah direncanakan oleh sang arsitek asal Perancis yaitu Jean Langlois pada penghujungabad ke-13 sampai awal abad ke-14.

Sejak zaman dahulu kala, masjid ini sudah lama menjadi titik penting ibadah untuk pelbagai agama dan aliran di tengah Kota Famagusta. Akan tetapi, mulai tahun 1571, struktur bersejarah tersebut secara sah dikonversi jadi masjid, menjaga pesona arsitektur aslinya sampai hari ini.

Teks yang ditulis oleh: Nadaska Ilyasa Wibowo Foto teaser: getyourguide.com

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)