Habit Sederhana Berikut Dapat Merusak ABS pada Sepeda Motor, Kamu Bisa Menjadi Korban
Dengan keberadaan sistem ABS, kemungkinan rem menjadi menyatu dan mencegah ban berputar saat melakukan pengereman ekstrem dapat dikurangi.
/ Tips & Trick
Mohammad Nurul Hidayah 10 April pukul 16:00 10 April pukul 16:00- Sekarang ini, makin banyak produsen sepeda motor yang memasukkan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) ke dalam produk-produk mereka.
ABS sendiri punya fungsi penting untuk menambah keamanan ketika proses pengereman.
Dengan adanya ABS, risiko rem mengunci yang membuat roda tergelincir saat pengereman keras atau mendadak bisa diminimalisir.
Akan tetapi, bagian ABS pada sepeda motor pun dapat mengalami kerusakan karena beberapa hal kecil yang mungkin tak terdeteksi oleh sang pemilik.
Sumardiyono, si pemilik bengkel ABS Motor, menjelaskan hal tersebut kepada .صند
Menurut dia, sebuah kebiasaan ringan yang kerap kali menghasilkan kerusakan pada sistem rem ABS adalah kurang memperhatikan pemeliharaan bagian pengereman.
"Mengganti cairan rem secara jarang sering kali menjadi akar masalah kerusakan pada modul ABS," jelas Mardi dari bengkelnynya yang terletak di Bantar Gerbang, Bekasi, Jawa Barat.
Harus diketahui bahwa minyak rem cenderung menyerap air sehingga bisa tercampur dengan air apabila sudah lama tidak diubah.
Cairan yang bercampur dengan oli rem dapat merusak bagian-bagian dalam unit ABS.
Menurutnya hal itu menyebabkan performa komponen mesin terganggu layaknya pukulan yang menimbulkan tekanan pada cairan rem menjadi tertahan akibat karat.
Jadi, Mardi menyarankan bagi para pengguna sepeda motor dengan sistem ABS untuk secara teratur menggantikan cairan rem minimal satu kali per tahun atau setelah mencapai jarak tempuh antara 10.000 hingga 12.000 kilometer.
Selain kerusakan pada modul, ada beberapa penyebab sepele lain yang bisa membuat ABS di motor menjadi rusak.
Sama seperti kecenderungan speed sensor yang tersumbat oleh kotoran dapat mengganggu fungsi ABS pada sepeda motor.
Sensor roda ABS yang rusak serta kabel sensor yang bermasalah pun dapat mempengaruhi fungsi dari sistem ABS tersebut.
Jadi, buat para pengendara sepeda motor dengan sistem rem Anti-lock Braking System (ABS) perlu lebih disiplin dalam melakukan inspeksi rutin.
Apalagi perbaikan komponen ABS yang rusak juga tidak murah Sob!
Copyright 2025
Related Article