- Tanaman tomat yang kondisinya baik dan produktif harus dapat memproduksi buah-buahan segar sepanjang musim.
Tetapi, apabila tanaman tomat di kebun tak kunjung membuahkan, terdapat beberapa hal yang mungkin menyebabkannya.
Melansir Martha Stewart , Jumat (4/4/2025), di bawah ini terdapat beberapa alasan mengapa tanaman tomat belum berbuah serta solusi untuk mengatasi hal tersebut.
Kurang penyerbukan
Tomat merupakan tumbuhan yang melaksanakan penyembuhan secara mandiri namun masih memerlukan dukungan dari tiupan udara atau hewan kecil seperti serangga.
Apabila bungan tak diserbuki selama dua hari, maka bunganya akan kering dan jatuh. Suhu yang melebihi 29°C pun bisa menahan proses tersebut.
Solusi:
Pilih tempat yang aman dari hembusan angin kuat namun masih mendapat sinar matahari langsung untuk menanam tomat. Apabila kurang adanya serangga pembiakan biji, lakukan pembuatan biak secara manual dengan mengulum tanaman tersebut. cotton bud Dari satu bunga ke bunga berikutnya, atau menggeliatkan tumbuhan dengan pelan.
Cuaca ekstrem
Tomat berkembang dengan baik dalam temperatur sekitar 24-35 derajat Celsius. Apabila cuaca terlalu hangat atau terlalu dingin, pertumbuhan bunga dan buah pada tanaman tomat bisa tertahan.
Solusi:
Pilih jenis tomat yang cocok dengan kondisi cuaca di area tersebut. Di wilayah dengan masa penanaman singkat, tomat ceri mungkin jadi opsi terbaik sebab mereka tak perlu banyak waktu hingga siap dipetik.
Kekurangan sinar matahari
Tomat memerlukan minimal 6-8 jam paparan sinar Matahari langsung tiap harinya.
Apabila ditanam di area yang redup, perkembangannya akan kurang baik dan jumlah buahnya pun menjadi berkurangan.
Solusi:
Pilihlah posisi penanaman di mana ada eksposur cahaya matahari yang memadai. Bila lingkungan sekelilingnya menjadi kurang bercahaya karena tumbuhnya pepohonan atau pembangunan gedung, alihkan tanaman Anda ke daerah yang lebih cerah atau gunakan pot sehingga dapat dipindahkan dengan mudah sesuai kebutuhan.
Kekurangan nutrisi
Tomat perlu mendapatkan nutrisi yang mencukupi, khususnya nitrogeng, fosfor, serta kalium.
Kekurangan nitrogen membuat daun menguning, sedangkan kekurangan fosfor menyebabkan daun berwarna ungu dan tanaman menjadi kerdil.
Solusi:
Gunakan pupuk bertahan lama atau lakukan tes tanah untuk mengidentifikasi kebutuhan nutrisinya.
Beri pupuk mengikuti instruksi dan hindari keberlebihan agar tak menimbulkan perkembangan tanaman yang tidak proporsional.
Penyiraman yang tidak tepat
Tomat mengharuskan adanya penyiraman secara rutin. Jika kekurangan air, hal ini bisa menjadikan daunnya menjadi layu serta melambatkan proses tumbuh kembangnya, di sisi lain jika disiram terlalu banyak air juga tidak baik karena bisa merusak akarnya hingga pada akhirnya tanaman tersebut mungkin saja tidak akan pernah berbuah.
Solusi:
Terapkan sistem penyiraman tetesan air agar kelembaban tanah tetap terjaga dengan baik.
Di tanaman berpots, pastikan kamu menyirami mereka setiap harinya, khususnya saat cuaca sedang panas. Alternatif lain yang dapat digunakan adalah dengan menambahkan lapisan mulsa agar mempertahankan tingkat kelembaban pada tanah.
Terlalu banyak nitrogen
Memang benar nitrogen sangat diperlukan bagi perkembangan tanaman tomat, namun apabila terlalu berlimpah, maka tanamannya hanya akan berkembang menjadi hijau yang lebat dengan jumlah dedaunan melimpah, sementara itu produksi bungan serta buahnya malahan akan jarang terlihat.
Solusi:
gunakan pupuk yang memiliki komposisi seimbang, seperti 10-10-10 (nitrogen, fosfor, kalium) serta ikutilah panduan penggunaannya untuk mencegah keberlebihan aplikasi.