Tudingan Debt Collector Ditolak, Inilah Penjelasan Lengkap Kasus Pengendara Motor yang Masuk ke Saluran Pembuangan Akibat Kesombongan
Persidangan kasus pelanggaran lalu lintas oleh petugas Satlantas Polres Bogor berlangsung alot karena pengendara sepeda motor yang dituduhkan dengan agresif membantah bahwa dirinya menabrak pembatas jalan di Puncak Bogor. Klaim sang pemuda sebagai tenaga penagih hutang pun berhasil dibuktikan.
/ News
Irsyaad W 15 Maret, pukul 16:30 15 Maret, pukul 16:30- Beredar video tentang tindakan polisi yang kasar dan sombong terhadap seorang pengendara motor di Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Patung itu terlihat jelas menempel pada motor sehingga kendaraan tersebut masuk ke dalam saluran drainase di jalanan Puncay Bogor-Cianjur.
Tindakan itu bahkan membuat orang yang merekam videonya dan penduduk setempat menjadi sangat kesal, hingga secara tidak terduga mereka mengutuki perilaku sombong tersebut.
Terkait video tersebut, pihak Satlantas Polres Bogor memberikan keterangan dan menjelaskan duduk perkara versi Polisi.
Satuan LaluLintas Polres Bogor menyangkal bahwa personel polisi lalu lintas itu telah menginjak pengendara sepeda motor tersebut.
Kepala Satuan LaluLintas Polres Bogor, AKP R Rizky Guntama Ganda Permana menyatakan bahwa personel patroli jalan raya yang terlihat dalam video viral itu merupakan bagian dari Satuan Lalulintas Polres Bogor.
"Menyang kejadian seputar BWM dan sepeda motor di kawasan Puncak, sesudah dianalisis, personel yang terlihat dalam rekaman itu memang benar merupakan bagian dari Satlantas Polres Bogor," ujar Rizky seperti dikutip dari Wartakotalive.com.
Dia menyebutkan bahwa insiden tersebut dimulai ketika anggota Satpam melakukan pengamanan di tempat kejadian.
Selanjutnya, sepeda motor yang tiba-tiba ditinggalkan atau dilewati dengan cepat menjadi terkejut dan dianggap agak memutar ke arah kanan, hingga menabrak badan mobil tersebut.
"Anggotanya itu mengusulkan untuk menghentikan pengendara sepeda motor dengan mengejar dan menyenggolnya menggunakan besi penahan engin. Sang supir hampir jatuh, tetapi tidak dipukul," ucap Rizky.
Pada video viral sebelumnya, petugas lalu lintas dari Satlantas Polres Bogor diduga sudah melakukan tindakan tidak senonoh dengan mendorong seorang pengendara sepeda motor menggunakan kakinya. Hal ini terjadi karena dia merasa bahwa si pengendara kendaraan bermotor itu mengganggu laju sebuah mobil Toyota Alphard berwarna putih yang sedang dalam rombongan keamanan di Jalanan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Insiden tersebut direkam oleh kamera pribadi penduduk dan menjadi viral di media sosial pada tanggal 14 Maret 2025.
Petugas patrol yang bersangkutan kelihatan menindas pemotor sampai nyaris tersungkur ke parit di tepi jalan.
Para warga yang menyaksikan insiden itu pun langsung berseru dan mengutuk tindakan sombong tersebut.
"Arogan, bikin video, bikin video," kata sang perekam video.
Selain polisi, pemuda pengendara motor yang dipepet patwal tersebut juga menyampaikan klarifikasi lewat video.
Dia menyangkal bahwa sepedamotornya mengenai Toyota Alphard putih yang dijaga oleh petugas.
Menurutnya, Alphard adalah kendaraan yang pertama kali menabrak motornya.
Setelah itu ia ditendang dari belakang oleh petugas polisi lalu lintas sampai jatuh bersama sepedamotor-nya ke jalanan asphalt.
Termasuk ia menolak dakwaan yang mengatakan pengendara motor itu adalah seekor burung hantu penjaga utang atau debt collector.
"Untuk mengklarifikasi yang tadi viral, tadi siang kejadian di Jalur Puncak, Cisarua, ini keponakan saya murni, bukan anggota matel (mata elang,-red), ini masyarakat biasa, pemuda biasa," kata seorang pria pada video yang dikutip dari TikTok @barayakamgasep, (15/3/25).
"Menurut kronologi, saat sedang mengendarai mobil, ada siren di belakang yang memintanya berhenti di tepi jalan. Mobil Alphard putih itu sudah menabrak lebih dulu ketika akan mendekati bahu jalan," jelaskan pria yang ikut tampil dalam klip klarifikasi bersama sang pemuda.
Copyright 2025
Related Article