JAKARTA, TNI Angkatan Darat (AD) mengirimkan 1.467 personel untuk program mudik gratis menuju berbagai wilayah pada hari Kamis (27/3/2025).
Kepala Dinas Informasi TNI AD Brigjen Wahyu Yudhayana mengatakan bahwa peserta program mudik gratis mencakup mahasiswa, personel militer, pegawai negeri sipil, serta keluarga kantor pusat TNI AD.
Ada pula sekelompok teman mahasiswa yang terdiri dari kira-kira 45 orang. Sehingga keseluruhan mencapai angka 1.467 jiwa. Dari jumlah tersebut, bagian militer adalah 408 orang. Kemudian untuk Pegawai Negeri Sipil atau PNS terdapat 261 orang. Sedangkan untuk keluarga dan pendamping ada 818 orang," ujar Wahyu saat berada di Mabes TNI AD, Jakarta, pada hari Kamis pagi.
Wahyu menyinggung bahwa 45 mahasiswa tersebut secara langsung mendesak Kepala Staf TNI AD Jenderal Marili Simanjuntak agar mereka diperbolehkan ikut dalam program mudik Gratis.
Rompong para pemudik yang dibawa dengan 34 bus tersebut dilepaskan oleh Inspektur Jenderal TNI AD Letnan Jendral Erwin Djatniko dari markas TNI AD, Jakarta Pusat pada hari Kamis pagi.
Bus tersebut terlihat dijaga oleh pasukan kepolisian saat keluar dari markas besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
"Yang akan dikirim nantinya tujuannya adalah Semarang, Purworejo, Yogyakarta, Wonogiri, Malang, Surabaya, serta ada pula yang menuju ke Lampung," ujar Erwin.
Erwin mengatakan bahwa program perjalanan pulang Gratis ini merupakan wujud gotong royong yang diperlihatkan oleh TNI AD.
"Seperti telah dijelaskan oleh Pak KSAD sebelumnya, apabila kita selalu bersedia berbagi, Insya Allah kesenangan pun akan kita peroleh dalam menjalani hidup," ungkap Erwin.
Peserta yang melakukan perjalanan pulang secara gratis akan diantarkan kembali pada tanggal 7 April 2025 ke tempat asal mereka masing-masing.
Untuk anggota militer, mungkin mereka akan menerima tugas dinas saat dalam perjalanan pulang kampung, maka dari itu kesempatan bahwa jumlah orang yang berangkat dan yang pulang bisa jadi tak seimbang.