Pemain Thailand Massal Mundur Sebelum Kualifikasi Piala Asia 2027: Penyebabnya Apa?

tisubodas
By -
0

Pelatih Tim Nasional Thailand Masatada Ishii dengan tiba-tiba menyatakan ada sejumlah besar pemain yang membatalkan partisipasinya dan mundur dari daftar tim untuk Kualifikasi Piala Asia 2027.

Pada babak kualifikasi Piala Asia 2027, tim nasional sepak bola Thailand berada di Grup D bersama dengan Turkmenistan, Taiwan, dan juga Sri Lanka.

Pada laga perdana, Thailand akan menghadapi Sri Lanka.

Pertandingan antara kedua tim akan dilangsungkan di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada hari Selasa (25/3/2025) jam 19.30 Waktu Indonesia Bagian Barat.

Empat hari sebelum mengawali pertandingan itu, Thailand berencana untuk bertarung dalam laga persahabatan FIFA Matchday melawan Afghanistan di lokasi yang serupa.

Agar dapat menyiapkan kedua laga itu, Masatada Ishii sudah merilis daftar 23 atlet yang dipilih untuk bergabung dengan Tim Nasional Thailand.

Diantaranya terdapat lima pemain inti yaitu Elias Dolah, Jonathan Khemdee, Nicholas Mickelson, Benjamin Davis, dan Patrik Gustavsson.

Di samping itu, tim War Elephants juga merayakan kekembaliannya dari dua pemain berpengalaman, Chanathip Songkrasin dan Sasalak Haiprakhon.

Namun, ternyata Sasalak tak bisa menyatu dengan Timnas Thailand dikarenakan mengalami cedera ketika bertanding untuk tim kesebelasan milik klubbnya.

Masatada Ishii setelah itu memilih Irfan Dolah sebagai pengganti Sasalak.

Berdasarkan Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), Masatada Ishii serta skuadnya mulai mengumpulkan diri pada hari Senin (17/3/2025) namun belum mempunyai jumlah pemain yang mencukupi.

Menariknya, baru-baru ini Masatada Ishii membongkar fakta yang cukup mencengangkan tentang kondisi tim nasional sepak bola Thailand.

Pelatih strategis dari Jepang tersebut menyebutkan bahwa beberapa pemain memilih untuk keluar dari tim.

Namun, Masatada Ishii menolak untuk mengungkapkan siapakah para pemain tersebut.

"Masih terdapat sekitar 23 atlet kami yang belum dapat tampil dengan optimal, beberapa di antara mereka telah menarik diri," kata Masatada Ishii.

Namun siapakah dia, saya tidak berniat untuk menyebutkannya saat ini.

Sebab itu, tidak menjadi hal yang serius untuk kita. Dari sekarang, tentu akan selalu ada pilihan lain.

Saya rasa untuk tim pemain ini, merupakan grup terbaik yang berpotensi mengamankan kemenangan dalam kedua laga tersebut.

Jaroensak Wonggorn serta Ekanit Panya tak ikut dalam sesi latihan kali ini lantaran kedua pemain tersebut dilarang tampil mewakili tim clubnya.

Sebab bila para pemain yang bertanding di J-League ataupun diluar negeri dilarang untuk ikut berlaga, maka saya tak dapat lagi mengukur performa mereka.

Selanjutnya, Masatada Ishii juga menilai Sri Lanka sebagai kandidat lawan potensial.

Pelatih berusia 58 tahun itu menyatakan bahwa dia tidak memandang penting adanya 17 pemain naturalisasi dalam tim Sri Lanka.

Pentingnya adalah kami memenangkan pertandingan bersama tim kami.

Selayaknya kita mengutamakan konsentrasi terhadap regu kita.

Pastinya, mereka punya beberapa pemain naturalisasi, dan kita perlu mengevaluasi strategi apa yang bakal kita terapkan untuk menghadapi mereka.

Menarik untuk ditunggu, mungkin ada beberapa pemain asal Thailand yang memutuskan mundur dari tim dengan berbagai alasannya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)