Pelatih Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Ko Hee-jin, menandakan bahwa Megawati Hangestri akan menjadi kunci utama tim dalam pertandingan play-off Liga Voli Korea musim 2024/25.
Ko Hee-jin menghadapi kondisi yang menantang menjelang babak playoff Liga Voli Korea.
Mengapa demikian, kedua ujung tombak utama Red Sparsk ternyata mengalami kerusakan.
Mereka merupakan Vanja Bukilic (Pembumper Luar) dan Park Eun-jin (Penahan Tengah).
Bullic meraih posisi terpuncak sebagai pemain serba bisa dalam permainan smash serta handal di barisan bertahan.
Pertandingan bola voli wanita dari Serbia tersebut diserang oleh cedera otot ligament.
Diperkirakan ia perlu mengistirahatkan dirinya dari Red Sparks selama empat minggu.
Park Eun-jin yang menjadi pemain quicker utama pun menghadapi masalah cidera.
Kehadiran kedua pemain itu tidak ada yang memberatkan lebih lanjut bagi Megawati Hangestri Pertiwi.
Tim voli wanita dari Indonesia yang bernama Red Sparks bertanding melawan Gwangju AI Peppers Savings Bank di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan pada hari Jumat, 14 Maret 2025.
Megatron, sapaan pamanya, menghasilkan 35 angka selama pertandingan yang berlangsung tiga sets membantu keberuntungan Red Sparks.
Ko Hee-jin menyatakan bahwa Mega memang telah menjadi fondasi utama dari Red Sparks.
"Karena Vanja Bukilic tidak bermain karena cidera, Mega sekarang menjadi pemain kunci dalam serangan tim kita," ujar Ko Hee-jin seperti dilansir dari Thespike.co.kr.
"Kualitas dia (Megawati) sangat istimewa," tambahnya.
Megawati Cs berhasil mengalahkan AI Peppers dalam tiga set dengan skor 27-25, 25-17, dan 25-19.
Dengan pergeseran total fokus serangannya menuju Mega, Red Sparks perlu mengembangkan berbagai strategi.
Ko Hee-jin menganggap bahwa anak asuhnya perlu mampu memblokir serangan musuh agar dapat mencetak angka.
Dia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan blocker dan menerima umpan agar mempermudah tugas Mega saat babak playoff.
"Kita dapat tampil baik di fase gugur apabila kita performa dengan baik dalam hal seperti servis, menerima servis, mematahkan serangan lawan, serta menyambung pukulan," jelas Ko Hee-jin.
Tentu saja, kita agak kekurangan di sisi serangan karena Bukiric dan Park Eun-jin tidak hadir.
Tetapi, saya rasa kita harus memperlihatkan peningkatan kinerja di segi bertahan.
Ia menjelaskan bahwa dirinya akan berkonsentrasi pada persiapan elemen tersebut.
Setelah permainan, Mega menganggap bahwa situasi Red Sparks musim ini tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023/2024 kemarin, Red Sparks juga terkena pukulan dengan hilangnya Lee So-young di fase play-off.
Sebenarnya pada masa itu, Mega, Gia (Giovana Milana), dan Lee membentuk tim kuat bernama Red Sparks.
"Seperti halnya musim kemarin, walaupun pastinya terdapat beberapa perbedaan," ujar Mega.
Dibandingkan sekarang, kita berusaha untuk menunjukkan performa yang lebih bagus dibanding tahun kemarin dan setiap pemain mengalami perasaan seperti itu.
Ia menegaskan keinginannya untuk meningkatkan diri dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Turnamen bola voli berasal dari Jember tersebut menyatakan bahwa dia menerima banyak pengetahuan baru dari sang pelatih saat sesi latihan.
Bila tak sedang bertanding, sang pelatih menugaskan saya untuk melaksanakan sesi latihan ekstra.
Perubahan besar terjadi padaku lewat sesi pelatihannya. Aku berhasil mencapai performa optimal di bagian hantaman kuat.
"Mega menambah keterampilan dan berlatih agar bisa mengerjakannya lebih cepat," tutupnya.
Megawati kini menempatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak ketiga di V-League 2024/25.
Pemain bola voli yang sudah berumur 25 tahun tersebut memiliki total 764 poin.
Urutan teratas dipegang oleh Gyselle Silva dari GS Caltex dengan total 955 poin.
Red Sparks masih harus menjalani satu pertandingan lagi pada putaran keenam sebelum memasuki babak berikutnya. play-off .
Tim asuhan Ko Hee-jin menantang Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass pada 19 Maret 2025.