JAKARTA, – PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi mengenalkan Honda CUV e: di penghujung tahun 2024. Kendaraan ini termasuk dalam jenis produk baru tersebut. flagship Dari deretan sepeda motor listrik milik Honda, terdapat model dengan tampilan futuristis dan dilengkapi teknologi canggih.
Untuk harga motor listrik sekitar Rp 50 jutan, CUV e: memiliki berbagai mode mengemudi seperti ECON, Standar, atau Olahraga. Tiga mode tersebut akan mempengaruhi kinerja serta ketahanan baterenya.
Selanjutnya, motor listrik tersebut dilengkapi dengan dua baterai berkapasitas 1,5 kWh untuk setiap unitnya, mirip seperti pada model Honda EM1 e:. Perbedaannya terletak pada jangkauan penggunaan CUV e:, yang dapat menempuh hingga 80,7 km.
Selain itu, kedua baterai tersebut beroperasi dalam mode seri. Oleh karena itu, pemasangan hanya satu baterai tidak dapat dilakukan; keduanya perlu dipasang bersamaan.
Berbicara tentang fiturnya, SUV e: dilengkapi dengan sistem penerangan LED di bagian depan dan belakang. Namun, untuk yang di depan, tampaknya lampu utamanya terletak di bawah DRL dengan konfigurasi empat titik cahaya.
Meski desain lampu belakang yang lebih lebar tampak menarik. Namun, lampu rem utama justru terletak di bawah DRL. Sementara itu,lampu sein ditempatkan pada bagian kanan dan kiri.
Pada bagian setang, ada tampilan instrumen berukuran lebar dan menonjol mirip tablet. Dimensinya adalah 5 inci pada versi standar serta 7 inci di varian RoadSync.
Saklar-saklar pada sisi kanan menunjukkan mode berkendara, pengoperasian starter, serta posisi gigi mundur.
Di bagian kiri, terdapat lebih banyak saklar. Terlihat lampu yang berdekatan, lampu yang agak menjauh, serta pengaturan pass beam. Selanjutnya adalah tombol tersebut. multi function Untuk menyetel panel instrumennya. Kemudian terdapat tombol untuk maju, indikator belok, serta klakson.
Ketika digunakan untukmundur, kecepatan motornya menjadi lebih mudah ditebak. Tidak mengejutkan seperti saat mengacungkan gas.
Selanjutnya, dibawahnya ada sebuah laci yang dilengkapi dengan port USB Type-C untuk mengisi daya ponsel Anda. Bersebelahan dengannya terdapat sarung tangan jenis Smart Key yang dapat digunakan tanpa perlu menggunakan kunci tambahan.
Bagi laci yang cukup kecil, hanya mampu menampung ponsel dengan ukuran spesifik serta sarung tangan. Terletak di bagian bawah ada gantungan yang dapat digunakan untuk menggantung barang-barang berukuran lebih besar.
Fitur yang sangat terlihat pada Honda CUV e: adalah koneksi dengan smartphone melalui teknologi Honda Roadsync.
Fasilitas ini mengizinkan supir untuk berinteraksi dengan smartphone mereka dan menawarkan fitur seperti navigasi, panggilan telepon, pemutaran musik, pesan, serta perintah suara.
Agar dapat memanfaatkan fungsi tersebut, pengemudi hanya perlu menyalakan Bluetooth pada ponsel mereka dan kemudian menyambungkannya dengan cara tekan tombol yang terletak di genggam switch di sisi kiri.
Agar bisa mengeksplorasi seluruh kemampuan Roadsync secara optimal, dianjurkan untuk menggunakan Intercom. Alat tersebut memudahkan pengemudi dalam menerima panggilan telpon tanpa harus melepas konsentrasi dari jalan raya, menyediakan opsi untuk mendengarkan lagu favorit, dan juga memiliki fungsi Voice Command yang berguna untuk merespons pesan masuk ataupun membantu saat melakukan navigasi.
Secara keseluruhan, fungsi RoadSync sebenarnya dapat membantu pengemudi untuk menggunakan ponsel pintar mereka tanpa perlu berhenti atau menggengamnya dengan tangan.
Meskipun demikian, dengan harga mencapai Rp 59,650 juta, fitur-fiturnya di CUV e: cukup minimalis. Sepertinya aspek fitur tidak menjadi prioritas utama dalam CUV e:.
Bagi yang hanya ingin mencoba fitur Honda Roadsync, ada alternatif dengan memilih PCX 160 ABS Roadsync yang dihargai Rp 40,350 juta, atau kurang dari Rp 20 juta lebih terjangkau daripada varian kendaraan bermotor listrik tersebut.