Alpukat adalah buah dengan nama ilmiah Persea americana adalah makanan penambah kekuatan yang amat baik bagi kondisi tubuh.
Dikutip dari Health Mengonsumsi buah alpukat secara rutin dapat mendukung tercukupinya keperluan akan lemak baik, serat, vitamin, serta mineral.
Tidak seperti sebagian besar buah lain, alpukat memiliki kalor yang tinggi serta kaya akan lemak.
Sebuah avokado (kira-kira 200 gram) mengandung lebih dari 300 kalori, dengan hampir seluruhnya datang dari kira-kira 30 gram lemak.
Akan tetapi, kebanyakan lemak tersebut merupakan jenis lemak baik, yakni 20 gram lemak tidak jenuh tunggal serta 3,6 gram lemak tidak jenuh ganda, sesuai dengan informasi dari sumber tersebut. Very Well Fit .
Lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui lebih detail tentang manfaat buah alpukat bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.
Mengapa mengonsumsi buah alpukat bermanfaat bagi kesehatan?
Disarikan dari Health , Healthline , dan Very Well Fit , mengonsumsi buah apuadu baik bagi kesehatan karena mempunyai berbagai keuntungan.
Beberapa keuntungan dari mengonsumsi buah alpukat yang dapat Anda nikmati antara lain adalah sebagai berikut:
-
Menjaga kesehatan jantung
Vitamin, mineral, lemak baik, serta serat yang terkandung di dalam buah alpukat semua memiliki peranan penting untuk memelihara kesehatan sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).
Keuntungan mengonsumsi buah alpukat didapat dari sifat nutrisinya yang dapat meningkatkan tingkat kolesterol HDL sekaligus mendorong penurunan kolesterol LDL melalui proses oksidasi.
Di samping itu, kadar kalium dan magnesium yang tinggi pada buah alpukat dapat mendukung pengendalian tekanan darah sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan jantung.
Memakan buah alpukat kaya gizi secara rutin tiap hari dapat mendukung pencegahan terhadap penyakit jantung.
-
Menyehatkan pencernaan
Memakan buah alpukat sangat baik bagi kesehatan sistem pencernaan Anda.
Itu disebabkan oleh serat yang terdapat pada buah alpukat yang dapat memperbaiki mutu mikrobioma usus.
Mikrobiota usus yang baik membantu menjaga kesejahteraan saluran pencernaan, meningkatkan sistem imun tubuh, mengurangi inflamasi, serta memberi perlindungan dari berbagai penyakit jangka panjang.
-
Membantu mengontrol berat badan
Alpukat kaya akan kalori, namun bisa membantu Anda dalam mengefisiensikan berat badan.
Keuntungan dari buah alpukat ini disebabkan oleh kehadiran lemak baik serta serat yang dapat menambah perasaan kenyang.
Alpukat yang kaya akan lemak baik telah terkait dengan kontrol berat badan yang tepat.
Lemak baik dapat mengurangi kecepatan kosongkan perut, sehingga menjadikan Anda merasakan kenyangan lebih lama serta menundukkan dahaga daripada biasanya.
Ekstrak dari buah alpukat yang terlarut di dalam perut dapat membantu mengurangi kecepatan proses pencernaan serta penyerapan lemak dan karbohidrat.
Pada saat bersamaan, serat tak larut meningkatkan volume kotoran dan mempermudah pengeluaran makanan tercerna dari dalam usus.
-
Mengontrol diabetes
Alpukat memiliki kandungan karbohidrat, namun angka indeks glikemiknya sangat rendah, mendekati nol.
Jadi mengonsumsi buah alpukat hanyalah berdampak kecil pada tingkat gula darah Anda.
Memakan buah alpukat dengan teratur bisa membantu mengecilkan lemak di bagian perut serta lemak visceral.
Lemak visceral menyelubungi organ-organ di daerah perut. Jika jumlahnya terlalu banyak, dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.
-
Menyehatkan otak
Manfaat tambahan dari buah alpukat bagi kesehatan otak berasal dari senyawa fitokimia seperti lutein yang terkandung di dalamnya.
Lutein merupakan zat pewarna alami terkait dengan beta-karoten dan vitamin A.
Luar dari penglihatan, lutein juga membantu dalam mendukung fungsi otak.
Berdasarkan penelitian, mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari selama enam bulan bisa membantu meningkatkan kemampuan memori pada orang lanjut usia.
-
Melindungi kesehatan mata
Di dalam buah alpukat terdapat lutein dan zeaxanthin, senyawa ini juga ada di mata, lebih spesifiknya pada area makula.
Memakan satu buah alpukat penuh setiap hari selama enam bulan dapat menambah kadar pigmen makula yang diproduksi berkat kenaikan level zeaxanthin.
Alpukat sepertinya juga memperbaiki penyerapan lutein. Hal ini mungkin disebabkan oleh lemak baik yang terdapat pada buah alpokat.
-
Membantu melawan kanker
Antosianin yang terdapat di dalam buah alpukat dapat membantu Anda berkelahi dengan penyakit kanker.
Berdasarkan penelitian, ekstrak yang diambil dari daging buah alpukat atau bijinya mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan kanker.
Extrak dari buah tersebut memiliki sejumlah zat antioksidan seperti lutein, zeaxanthin, beta karotena, serta vitamin E, yang mampu menahan perkembangan sel-sel kanker pada prostat.
-
Meningkatkan asupan nutrisi
Memakan buah alpokat adalah metode efektif dalam mengoptimalkan konsumsi gizi Anda secara menyeluruh.
Buah ini memudahkan penyerapan lebih banyak antioksidan dari makanan bergizi baik lainnya.
Di samping itu, hal ini memungkinkan Anda untuk meningkatkan konsumsi vitamin dan mineral, termasuk serat, lemak baik, magnesium, kalium, serta vitamin E.
Oleh karena itu, mengonsumsi buah alpukat dapat membantu memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat secara menyeluruh.
-
Mendukung kesehatan ibu hamil
Memakan buah alpukat secara teratur selama masa kehamilan memberikan banyak manfaat penting bagi kesejahteraan ibu hamil.
Seiring berjalannya masa kehamilan, permintaan akan zat gizi juga naik dengan cukup besar. Sebagai contoh, saat hamil, asupan folat harus ditingkatkan dari 400 mikrogram menjadi 600 mikrogram.
Kebutuhan kalium naik kira-kira antara 2.600 sampai 2.900 mg. Sementara itu, kadar vitamin C bertambah menjadi sekitar 75 hingga 85 mg.
Folate pada kandungan buah alpukat sangat bermanfaat. Dengan demikian, mengonsumsi buah alpukat dapat mendukung Anda memenuhi kebutuhan folate seperti yang direkomendasikan bagi wanita hamil.
Di samping itu, kadar serat yang banyak bisa membantu mencegah konstipasi yang cukup lazim dialami saat hamil.
Berikut adalah beberapa alasannya mengapa memakan buah alpukat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.