JAKARTA, - Lima organisasi pembangun properti yaitu REI, Apersi, Himperra, Asprumnas, dan Appernas Jaya mengkritik tajam Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait karena dianggap telah berbohong serta melakukan ujaran kosong atau omdo.
Mereka berpendapat bahwa tindakan Ara (singkatan dari Maruarar) hanyalah penataan wajah yang tidak menjangkau inti masalah sebenarnya terkait dengan pemukiman.
Berikut adalah beberapa tahapan yang dilakukan Ara dengan melibatkan BPK dalam proses audit terhadap pengembang rumah bersubsidi tersebut.
Menurutnya, pembuat-puas produk perumahan tersebut seharusnya diperiksa karena hunian berkelola sebagai subsidi menggunakan Dana Penerimaan dan Pengeluaran Negara (DPKN) atau yang lebih dikenal dengan APBN.
Artikel ini paling banyak diminati di kategori Properti , Kamis (27/3/2025).
Silakan baca lebih lanjut di sana Dicap sebagai penipu dan hanya omongan kosong oleh pengembang, Ara: Rakyat yang Menghakimi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berkolaborasi dengan Kementerian Perumohan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam peluncuran program bernama Rumah bagi Guru-Guru di Indonesia.
Proyek ini adalah kerja sama antar berbagai bidang yang dirancang untuk mendukung guru-guru di seluruh Indonesia dalam memperoleh tempat tinggal yang sesuai dan murah.
Ara menyebutkan bahwa program itu memberikan opsi pendanaan dengan biaya terjangkau untuk para guru.
Maka, apakah terdapat ketentuan-ketentuan tertentu bagi penerimaan program ini?
Ketahui jawabannya di sini Program Rumah bagi Guru di Indonesia: Begini Persyaratan dan Aturannya
Satu Galeri Dunia sebagai mal terbesar dimiliki oleh Crown Group dan diperoleh oleh Iwan Sunito tahun 2024, meraih capaian penghunian sebanyak 90%.
Founder & CEO dari One Global Capital, Iwan Sunito menyatakan bahwa One Global Gallery sudah meningkatkan portofolio aset ritel serta memperkokoh sumber pendapatan rutin perusahaan sesuai dengan tujuan mencapai penawaran umum perdana pada tahun 2031.
Mal belanja yang memiliki area ritel seluas 3.000 meter persegi serta dilengkapi dengan 130 tempat parkir kendaraan telah diresmikan pembukanya pada bulan Juli tahun 2021.
Silakan temukan informasi lebih lanjut dengan membacanya di sana. Alih bahasakan oleh Iwan Sunito, Tercapainya Tingkat Penuaan 90% di Proyek Mal Besar Crown Group