Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, sering dipanggil dengan julukan "Jokowi." Kisah di balik nama panggilan ini cukup menarik.
Istilah itu dikemukakan untuk pertama kalinya oleh seorang laki-laki dari Prancis yang bernama Bernard Chene.
Berdasarkan informasi yang diambil dari saluran YouTube milik Presiden Joko Widodo pada hari Jumat, 8 November 2019, Bernard Chene diketahui sebagai seorang teman dekat Jokowi dengan kewarganegaraan Prancis serta berperan sebagai mitra bisnis bagi si presiden tersebut.
Bernard menjelaskan sebab dibalik pemilihan nama panggilan "Jokowi" yang sudah terkenal itu.
Memperkenalkan Figur Kiai Karim, Pendamping Doa Jokowi di Surakarta Bersama dengan Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zayadiyyah
Menurut dia, panggilan "Joko Widodo" terlalu rumit digunakan dalam obrolan sehari-hari.
Di Prancis, ia dan Jokowi biasanya menggunakan nama panggilan yang lebih pendek.
Bernard lalu menanyakan pada Jokowi apakah dia bisa menyebutnya dengan singkatan "Jokowi" sebagai sapaan informal.
"Bila tidak keberatan, bisakah saya memanggil Anda Jokowi saja?" kata Bernard, dan setuju oleh Jokowi.
Beginilah asal-usul pemberian nama panggilan "Jokowi" yang kini masih menempel sampai saat ini.
Hubungan persahabatan diantara Jokowi dan Bernard Chene telah berawal jauh sebelum Jokowi menjabat sebagai Presiden Indonesia.
Keduanya mengenal satu sama lain lewat kolaborasi pada sektor ekspor furnitur ke Eropa, di mana Bernard berperan signifikan sebagai kemitraan bisnis bagi Jokowi.
Asal-usul Desa Sumber, Tempat Tinggal Jokowi di Surakarta Dahulu Memiliki Mata Air yang Sebabkan Penduduk Mengalami Kesengsaraan
Bernard, yang telah mencapai usia lanjut sekitar 80 tahun, menetap di Sucy-en-Brie, suatu kota kecil jauh dari pusat Kota Paris, Prancis.
Walaupun ada jarak di antara keduanya, hubungan pertemanan Jokowi dengan Bernard semakin kokoh sampai hari ini. Sebutan "Jokowi" telah menjadi bukti dekatnya ikatan mereka yang sudah dikenali banyak orang di Indonesia.
(*)